M / 23 Zulhijjah 1442 H

Artikel

PENELITIAN TINDAKAN KELAS PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN MEDIA

Tanggal : 23-07-2021 10:20, dibaca 348 kali.

Responsive image

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

 

PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN MATERI KONSUMSI DI KELAS X MIPA 2

SMAN 1 KOTA SUKABUMI TAHUN AJARAN 2020/2021

 

BETTI KARLIATI

SMA Negeri 1 Kota Sukabumi

 

Abstract

Based on observation results at SMAN 1 Kota Sukabumi, this research have found problems regarding lack of learning motivation, boredom in studying process, where those aspects have an impact towards student's unaccomplished studying results. Specifically, students that are under the Minimum Accomplishment Criteria (Kriteria Ketuntasan Minimum / KKM).

This research has an objective of finding out efforts on increasing student's studying results through the application of lesson videos on the subject of economic agents at X MIPA 1 class at SMAN 1 Kota Sukabumi.

This research uses the approach of Classroom Action Research (Penelitian Tindakan Kelas / PTK) that is implemented through 4 steps : planning, action implementation, observation, and reflection. Data collecting methods used in this research are tests, observations, interviews, and documentation. The subjects of this research are students of X MIPA 1 class at SMAN 1 Kota Sukabumi with an amount of 40 individuals.

At the beginning of cycle one, pretest results showed students' scores that fulfill the economy KKM reached 32.50%. After that, they were given a lesson about economic agents in the form of an animation video, with an explanation using teacher's voice and some practice problems that students have to solve at the end of the video. At the end of cycle one, post test results showed students' scores that fulfill the KKM reached 100%. Therefore, the conclusion is learning process using videos can increase students' learning results at X MIPA 1 class at SMAN 1 Kota Sukabumi.

 

Kata kunci : Hasil Belajar, Media Video Pembelajaran, Ekonomi, Konsumsi

 I.       PENDAHULUAN

Pada masa pandemik ini Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung secara daring (Dalam Jaringan) atau biasa disebut juga Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kegiatan belajar nampak berbeda dari biasanya karena harus mempergunakan internet dan perangkat teknologi lainnya untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Idealnya pembelajaran ekonomi mampu mencetak peserta didik yang sesuai dengan tujuan Permen No. 22 tahun 2006 tentang Standar Isi dimana keempat hal tersebut harus tercapai sehingga peran guru dalam kegiatan belajar mengajar dapat dikatakan berhasil dalam mendidik peserta didik. Tujuan pembelajaran ekonomi tersebut menimbulkan kesadaran guru akan pentingnya pembelajaran ekonomi yang berkualitas, telah mendongkrak berbagai upaya pembenahan pembelajaran. Namun sayang, upaya tersebut sampai saat ini belum sesuai dengan yang diharapkan. Dengan pelaksanaan kurikulum bermuatan modern tetapi keberhasilan belajar peserta didik belum tercapai secara optimal.

Pengembangan media pembelajaran sangat perlu dilakukan untuk menjawab kebutuhan di saat pembelajaran dilakukan secara daring. Penggunaan media dalam pembelajaran sangat diutamakan guna menimbulkan gairah belajar, motivasi belajar, merangsang peserta didik berperan aktif dalam proses pembelajaran. Melalui media pembelajaran berupa google classroom, zoom meeting dan khususnya video pembelajaran diharapkan dapat lebih mempermudah pemahaman materi pelajaran yang diberikan dan nantinya dapat mempertinggi kualitas proses pembelajaran yang selanjutnya dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Berdasarkan hasil observasi pada saat pembelajaran berlangsung, terdapat permasalahan di kelas X MIPA 1 yaitu berupa hasil belajar ekonomi yang rendah. Hal ini dapat dilihat dari hasil pretest yang masih banyak yang belum mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimum). Peserta didik masih belum memiliki kemandirian dalam belajar, kurangnya minat mengikuti kegiatan pembelajaran secara daring, merasa jenuh dengan pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar yang tidak tercapai. Aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas X MIPA 1 dapat ditingkatkan dengan melakukan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan media video pembelajaran berupa video materi dalam bentuk animasi yang diberikan penjelasan guru dan untuk kasus yang akan peserta didik pecahkan dibuat dalam bentuk video yang ada dalam kehidupan nyata. Media ini dipandang relevan untuk menghadirkan materi dan kasus nyata dalam proses pembelajaran untuk menambah pemahaman peserta didik. Hal inilah yang menjadi alasan penulis untuk melakukan penelitian dengan judul “Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Pelaku Kegiatan Ekonomi dengan Penerapan Media Video Pembelajaran.”

 

II.     METODE PENELITIAN

 

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di SMA Negeri 1 Kota Sukabumi dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas X MIPA 1 yang terdiri dari 40 orang peserta didik yang terdiri dari 14 orang laki-laki dan 16 orang perempuan. Penelitian ini dilakukan secara collaborative, yaitu adanya kolaborasi peneliti dengan satu orang guru sebagai observer. Penelitian ini dilakukan pada bulan November Tahun Pelajaran 2020/2021. Untuk siklus I dilaksanakan pada tanggal 13 November 2020. Ke empat tahapan penelitian tindakan kelas tersebut meliputi tahap perencanaan tindakan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi dan tahap refleksi. Tahap ini secara konsisten berlaku pada siklus I dan siklus-siklus lainnya. Adapun siklus penelitian tindakan kelas disajikan sebagai berikut (sesuai dengan pendapat dari Hopkins:1993 dalam Zainal Aqib: 2011) .

Secara singkat teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah tes tertulis untuk hasil belajar ekonomi untuk penilaian pengetahuan, observasi untuk penilaian sikap dan keterampilan yang dibuat dalam bentuk dokumen. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Data kuantitatif digunakan untuk menganalisis data berdasarkan hasil observasi aktivitas belajar dan hasil belajar ekonomi. Analisis hasil belajar ekonomi dilakukan dengan mengetahui ketuntasan nilai post test berdasarkan KKM mata pelajaran ekonomi yang ditetapkan yaitu 76.

 III.   HASIL PENELITIAN

Hasil belajar menurut Susanto (2013:5) merupakan perubahan yang terjadi pada diri peserta didik, baik yang menyangkut aspek kognitif, afektif, dan psikomotor.

1.       Hasil Tes Awal (Pre Test)

Hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran ekonomi sebelumnya diterapkan media Video pembelajaran penjelasan guru di kelas X MIPA 1 SMAN 1 Kota Sukabumi dapat diketahui bahwa pada pertemuan pertama dengan peserta didik, peneliti memberikan 5 soal (Pretest) bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta didik sebelum dilaksanakannya siklus I. Peserta didik mengerjakan tes di google classroom. Hasil ketuntasan belajar peserta didik secara klasikal pada pretest adalah sebesar 32,50% seperti pada diagram, maka kriteria tingkat keberhasilan belajar peserta didik dikategori rendah. Oleh karena itu, peneliti melakukan tahap tindakan dengan menggunakan siklus I untuk dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.

2.       Hasil Belajar Siklus I

 

Hasil ketuntasan belajar peserta didik pada siklus I (post test) secara klasikal sebesar 100%, maka termasuk kategori sangat tinggi sesuai dengan kriteria ketuntasan hasil belajar yang telah ditetapkan oleh Zainal Aqib yaitu sebesar 85%. Dengan kata lain penelitian ini dikatakan sudah berhasil dan sudah melebihi nilai KKM yang telah dibuat oleh sekolah yaitu 76. Karena hasil belajar peserta didik sudah meningkat secara signifikan, maka penelitian ini dianggap cukup hingga siklus I.

 
3.       Perbandingan Hasil Belajar Pre test dan Post test Siklus I

 

Perbandingan hasil belajar peserta didik antara hasil belajar pre test dan hasil belajar post test siklus I dapat dilihat pada diagram berikut.

Berdasarkan diagram dapat dilihat hasil penelitian siklus I terdapat 10 orang peserta didik yang memperoleh nilai 80 dan 30 orang peserta didik yang memperoleh nilai 100. Dengan proyeksi nilai di atas KKM dari hasil post test dengan presentasi 100 % dari 40 orang peserta didik. Terjadi peningkatan yang signifikan, peserta didik yang memperoleh nilai post test di atas KKM meningkat menjadi 40 orang peserta. Dengan kata lain penelitian ini dikatakan sudah berhasil dan sudah melebihi nilai KKM ekonomi yang telah dibuat yaitu 76.

 
IV.   KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa Pembelajaran melalui penerapan media video pembelajaran dapat memberi pengaruh terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ekonomi X MIPA 1 SMA Negeri 1 Kota Sukabumi. Penerapan video pembelajaran merupakan salah satu solusi untuk mengatasi rendahnya hasil belajar peserta didik. Peserta didik mampu memahami materi  meskipun  guru  tidak  menjelaskan,  menjawab  pertanyaan  dan memberi tanggapan. Disamping itu proses belajar mengajar juga menjadi efektif dan menyenangkan.

 

REFERENSI

Aqib, Zainal, dkk. 2011. Penelitian Tindakan Kelas untuk Guru SD, SLB, dan TK. Bandung: Yrama Widya.

Hopkins, David. 1993. A Teacher's Guide to Classroom Research. Philadelphia: Open University Press.

Syaodih Sukmadinata, Nana. 2005. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya

 

 


Sambutan Kepala Sekolah
...
Rachmat Mulyana,S.Pd, M.Hum
Selengkapnya
Link Banner
Profil Guru


Copyright © 2019. sman1sukabumi.sch.id Website engine's code CMS Balitbang versi 3.5. Tema Oleh gurukomline.com